Daftar Kajian Online
Daftar Kajian »
kajian quran
»
Tadabbur 4 Ayat Dalam Surat Adz-Dzaariyaat (Ayat 55-58)
Tadabbur 4 Ayat Dalam Surat Adz-Dzaariyaat (Ayat 55-58)
Posted by ELKAMIL on Rabu, 21 September 2016 |
kajian quran
AYAT 55
وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ
“Dan berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman” (QS adz-Dzaariyaat ayat 55)
Ayat ini
menjelaskan bahwa peringatan dalam bentuk ayat-ayat al-Quran maupun
hadits-hadits yang shahih berupa janji-janji dan ancaman dari Allah akan
memberikan manfaat hanya kepada hati orang yang beriman.
Karena
orang yang beriman, jika diingatkan dengan ayat-ayat Allah, mereka akan
menerimanya dengan sepenuh jiwa dan ketundukan. Mereka tidak akan
berlaku bagaikan orang yang tuli dan buta ketika datang peringatan dari
Allah:
“dan
orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan
mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang yang tuli dan buta” (QS al-Furqan: 73)
Orang
yang mendapatkan manfaat dari peringatan adalah orang yang beriman.
Sedangkan orang yang tidak mendapat manfaat dari peringatan adalah orang
yang tidak beriman, bisa jadi imannya sudah hilang atau kurang imannya.
Karena itu, lihatlah keadaanmu. Jika engkau mendengar peringatan dari
ayat-ayat Allah apakah engkau menjadi ingat dan takut. Jika demikian,
pujilah Allah karena itu menunjukkan bahwa engkau beriman. Namun, jika
dengan adanya peringatan hatimu tidak terpengaruh, tetap saja keras,
maka janganlah cela kecuali diri sendiri. Hendaknya engkau segera
kembali kepada Allah, hingga bisa mendapat manfaat dari pemberian
peringatan dengan ayat-ayatNya. Ayat ini juga menunjukkan bahwa semakin
kuat keimanan, semakin besar dan agung manfaat yang diterima seseorang
ketika mendapatkan peringatan dari ayat-ayat Allah maupun hadits-hadits
Rasulullah shollallahu alaihi wasallam.
(disarikan dari transkrip ceramah Syaikh Ibnu Utsaimin dalam menafsirkan surat adz-Dzaariyaat)
AYAT 56(disarikan dari transkrip ceramah Syaikh Ibnu Utsaimin dalam menafsirkan surat adz-Dzaariyaat)
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku” (Q.S adz-Dzaariyaat ayat 56)
Ibnu Abbas berkata: Semua penyebutan ibadah dalam al-Quran maknanya adalah tauhid (Tafsir al-Qurthuby (18/193). Artinya,
jika dalam al-Quran terdapat perintah untuk beribadah kepada Allah,
maksudnya adalah tauhidkan Allah atau sembahlah (beribadahlah) hanya
kepada Allah. Karena itu, makna ayat ini adalah: Tidaklah Aku ciptakan
Jin dan Manusia kecuali agar mereka beribadah hanya kepadaKu.
Ibadah
adalah penghambaan. Segala macam perbuatan atau ucapan yang dicintai dan
diridhai oleh Allah adalah ibadah. Termasuk juga amalan hati seperti
cinta kepada Allah, tunduk; menghinakan dan merendahkan diri, takut,
berharap, tawakkal, semuanya adalah ibadah.
Jika di
dalam al-Quran dan hadits terdapat perintah terhadap sesuatu, maka
sesuatu itu adalah ibadah. Jika Allah dan RasulNya melarang sesuatu,
maka meninggalkan sesuatu itu adalah ibadah.
Sebagian Ulama menjelaskan bahwa perasaan yang harus dibangun pada saat beribadah harus mengandung 3 hal:
(i) cinta dengan pengagungan,
(ii) takut, dan
(iii) berharap.
Barangsiapa
yang dalam seluruh ibadah hanya mendasari pada cinta saja, maka ia
adalah zindiq. Barangsiapa yang dalam seluruh ibadahnya hanya takut saja
maka ia adalah Haruri (khawarij). Barangsiapa yang dalam seluruh
ibadahnya hanya berharap saja, maka ia adalah Murji’ah. Barangsiapa yang
menggabungkan perasaan cinta, berharap, dan takut dalam
ibadah-ibadahnya, maka ia adalah seorang yang beriman. Sebagaimana
ungkapan ini dijelaskan oleh Ibnul Qoyyim sebagai ucapan sebagian Ulama
Salaf.
AYAT 57
مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُون
“ِTidaklah Aku menginginkan rezeki dari mereka dan Aku tidak mengharapkan mereka memberi makan kepada-Ku” (QS adz-Dzaariyaat ayat 57)
Ayat ini menjelaskan bahwa ibadah dari
seseorang kepada Allah bukanlah karena Allah butuh kepada orang
tersebut. Allah tidak butuh dengan ibadah kita, namun justru kita yang
sangat butuh untuk beribadah kepada Allah. Semakin baik ibadah yang kita
persembahkan kepada Allah, semakin besar manfaatnya kembali kepada
kita.AYAT 58
إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ
“Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Pemberi rezeki yang Memiliki Kekuatan yang Teguh” (QS adz-Dzaariyaat ayat 58)
Allah adalah ar-Rozzaaq,
bukan sekedar ar-Raaziq. Kalau ar-Raaziq artinya yang memberi rezeki,
sedangkan ar-Rozzaaq adalah yang sangat banyak dan berlimpah dalam
memberi rezeki.Para Ulama menjelaskan bahwa rezeki adalah segala pemberian dari Allah untuk manfaat duniawi dan Dien. Semua nikmat yang kita terima adalah rezeki dari Allah, termasuk ketenangan hati, udara yang nyaman, dan ilmu yang bermanfaat. Sebagian orang menyempitkan makna rezeki hanya pada harta berupa uang dan semisalnya. Padahal, rezeki dari Allah yang kita terima lebih luas dari itu.
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
“Barangsiapa
di antara kalian yang berada di waktu pagi dalam keadaan: sehat
tubuhnya, perasaan aman dalam hatinya, dan hari itu ada kecukupan
makanan, maka seakan-akan telah terkumpul (seluruh kenikmatan) dunia” (HR atTirmidzi dan Ibnu Majah, dihasankan atTirmidzi dan al-Albany)
Allah menjelaskan dalam ayat ini bahwa
Dia adalah Sang Maha Pemberi Rezeki dan Pemilik Kekuatan yang teguh
(kekuatan yang tidak ada bandingan dan tak terkalahkan). Hal ini adalah
sebagai salah satu alasan bahwa Allah tidak butuh dengan apapun dan
siapapun. Karena ialah Sang pemberi, tidak butuh pemberian. Dialah Sang
Maha Kuat, tidak butuh bantuan. Karena bantuan dan pertolongan hanyalah
dibutuhkan oleh pihak yang lemah.
Follow Us.....!!
Top 5 Popular of The Week
-
Katakanlah: “Apakah kalian menyuruh aku beribadah kepada selain All â h, wahai orang-orang yang jâhil (bodoh)?” Dan sesungguhnya telah d...
-
لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۚوَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِب...
-
OlehUstadz Abu Isma’il Muslim Atsari Mencintai harta merupakan fitrah manusia. Oleh karena itu, sebagian orang berusaha meraih harta den...
-
UMROH BINTANG 5, HARGA MURAH | HTK TOUR & TRAVEL menyediakan paket umroh bintang 5 dengan harga yang sangat ramah di kantong...
-
Oleh Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Satu-satunya agama yang benar, diridhai dan diterima oleh Allâh Azza wa Jalla adalah...
-
Pelayanan Catering Online Menerima pesanan segala macam masakan khas indonesia. Dengan mengedepankan citarasa indonesia Catering On...
-
"Waah selamat ya bu.. Mobil baru nih, platnya masih putih, interiornya masih wangi bau pabrik.." "Eh.. Iya.. iya jeng, mak...
-
Jasa pembuatan Website Murah, harga Mulai Rp.350 ribu melayanai pembuatan website : - Toko Online - Personal - Tour & Trave ...

Tidak ada komentar: